Dalam dunia
sastra, kritik sastra merupakans salah
satu dari tiga bagian dari pembahasan ilmu sastra; teori sastra dan
sejarah sastra. Dimana teori sastra membahas mengenai hakiat sastra,
dasar-dasar sastra dan teori –teori didalam sastra itu sendiri. Termasuk
didalamnya juga mengenai macam-macam gaya sastra komposisi sastra, jenis jenis
sastra, teori penilaian dan sebagainya. Sedangkan sejarah sastra membahas
tentang perkembangan sastra dari awal hingga sekarang. Nah, kembali lagi ke
pembicaraan awal, tentang kritik sastra. Kritik sastra ini merupakan salah satu
ilmu sastra yang berusaha melakukan penelitian dengan; menganalisis dan member
pertimbangan baik buruknya karya sastra. (Pradopo, 2003: 9)
Nah tentunya ada banyak ragam
kritik sastra. Pada artikel kali ini akan dibahas beberapa ragam kritik sastra sebagai berikut:
1. Menurut
bentuknya
2. Menurut
metode penerapannya
3. Menurut
pendekatan tertentu
4. Menurut
orientasi teori kritik
5. Berdasarkan
aliran ergosentrik
6. Berdasarkan
kecenderungan umum kritik sastra
7. Menurut
oenulisnya
8. Menurut
reinterpretasi global semua pendekatan
9. Menurut
teroi Edward W. Said
1.
Menurut bentuknya
Nah, sekarang mari kita bahas
kritik sastra menurut bentuknya. Ditinjau dari bentuknya, kritik sastra dibagi
lagi menjadi dua jenis, yaitu a) kritik teoritis dan b) kritik terapan/
praktik.
a) Kritik
teoritis
Kritik sastra
berdasarkan pada criteria atau prinsip prinsip yang berusaha menetapkan istilah
sebagai dasar pembahasan karya sastara yang kongkret. Teori kritik sastra
merupakan dasar dasar untuk dapatmengkritik karya sastra ; berwujud wawasan,
konsop, asas asas hokum, hokum, kaidah kritik sastra.
b) Kritik
terapan/ praktik
Kritik sastra
yang menerapkan teori kritik pada karya sastra atau sastrawannya. Pada kritik
ini sudah mempraktikkan penerapan kritik sastra. Dalam praktik nin dapat berupa
telaah, kajian, bahasa, ulasan tentang
karya sastra maupun sastrawannya.
Itu dulu ya diskusinya.. Insya
Allah akan saya lanjutkan lagi artikelnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar