welcome to my site

sugeng rawuh dumateng sedherek sedaya. mugi gusti paring lampah ingkang sekeco dhumateng sedaya niat ikhlas ngangsu elmu...

Rabu, 19 Juni 2013

ICE BREAKER: KORAN SOLVER

Pada kali ini, saya akan berbagi variasi ice breaking dengan menggunakan Koran bekas. Yap, nama permainan ini adalah Koran solver.. semoga bermanfaat untuk para trainer… J

Alat yang dibutuhkan: Koran bekas, gunting dan selotip atau lakban bening.
Aturan permainan:
1.      Pemandu membagi peserta menjadi kelompok kecil. Tiap kelompok terdiri dari 4-7 orang.
2.      Masing masing kelompok mendapatkan 1 lembar Koran bekas. Kemudian pemandu memberikan narasi sebagai berikut:

“Lihatlah benda yang dihadapan kawan-kawan. Marikita umpamakan bbahwa benda yang ada di hadapan kalian adalah sebuah masalah. Diaman masalah tersebut haruslah disegera diselesaikan. Maka sebagai pimpinan yang peduli dan bertanggungjawab akan keadaan organisasinya, kawan-kawan harus segera menyelesaikannya. Silahkan kawan2 menyobek2nya dengan emosional. Tuangkan rasa emosional kawan-kawan terhadap permasalahan tersebut karena telah mengganggu stabilitas organisasi.”

3.      Setelah selesai memberikan narasi, maka tiap kelompok akan melakukan sesuai dengan yang dinarasikan oleh pemandu. 
4.      Selanjutnya, setelah dirasa cukup, pemandu meminta masing-masing kelompok untuk menghentikanaktivitasnya.kemudian melanjutkan narasi sebagai berikut:

“Namun ternyata tindakan tadi tidak berpengaruh besar penyelesaian masalah. Justru permasalahan semakin membesar dan ruwet. Maka, sebagai sebagai pimpinana organisasi yang peduli dan bertanggungjawab, kawan-kawan harus mengembalikan masalah tersebut pada titik semula, yaitu mengembalikannya seperti semula. Hal tersebut bertujuan untuk mencari akar permasalahan yang sebenarnya. “

5.      Setelah memberikan narasi, sambil meminta peserta untuk merangkai sobekan Koran menjadi sesempurna mungkin, pemandu membagikan gunting dan selotipsebagai perekat sobekan tersebut.
6.      Pemandu sebaiknya memberikan batasan waktu selama 15 menit kepada peserta untuk menyelesaikan Koran tersebutsesempurna mungkin.
7.      Setelah 15 menit, silahkan pemandu meminta peserta untuk bercerita bagaimana perasaan mereka? Hikmah apa yang bisa kita ambil dari permainan tadi?

Point penekanan
1.      Dalam menghadapi sebuah permasalahan hendaknya ditanggapi dengan logis dan kepala dingin. Karena dengan emosi yang berlebihan justru akan memperburuk keadaan.
2.      Dalam merangkai Koran diperlukan kerjasama tim yang solid dan pembagian tugas yang jelas agar waktu dan kinerja bisa sejalan sehingga bisa  pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
3.      Bisa diamati pula bahwa terkadang akan ada saling menyalahkan diantara pimpinan. Entah karena menyobeknya terlalu kecil atau terlalu emosional. Hal ini tentunya akan menimbulkan rasa tidak enak dan akan menurunkan kinerja salah satu pimipinan. Nah hal tersebut mungkin bisa dihindari dengan saling memberikan motivasi untuk segera menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Nah itu tadi, salah satu ice breaking untuk mengisi jeda waktu disaat materi, Sebenarnya bisa juga sih dimasukkan kedalam materi sebagai salah satu metode. Tinggal nanti bagaimana cara pemateri mengeksplorasi pengetahuan peserta dan menyimpulkanya sesuai dengan terget materi. Semoga Bermanfaat !! :)

Senin, 17 Juni 2013

CURHAT SANG PEMIKIR

Butuh pemanasan untuk memompa kerangka berpikir skripsiku. 3 minggu terlewat karena memikirkan hal-hal lainnya. So, 1 mingggu untuk pemanasan. Sepertinya waktu selama itu memang sangat lama sekalil. 1 minggu untuk memanggil roh skripsi kedalam diri. Sayang sekali, hingga semuanya terbengkalai. Dan akhirnya hanya berdiam diri, bersembunyi di dalam gua Hira ku yang damai, berdalih merehatkan pikiran. Agar terbebas dari pengaruh keduniawian dan peran yang mengalihkan dunia perskripsian. Kalo sudah jatuh cinta pada yang lain emang susah. Susah untuk kembali lagi ke jalan awal.
Ya, emang harus sadar diri dan segera berbenah. Kalo tidak gawat ceritanya.ayah bunda dan kakanda sudah menyakanannya secara intensive. “Skripsi sudah sampe mana nduk?”. Kakanda sudah mulai membombardir, “ Rapat terus. Ingat skripsi”..
Warning tingkat satu. Dan sepertinya memang harus segera menysusun planning lagi. Karena planning yang kemaren tidk berlaku lagi.telat dan mundur 1 bulan. Wewh. jangan lagi ya  menjadikan dosen pembimbing sebagai alasan untuk terlambat lagi dari jadwal yang seharusnya. Karena itu semua berawal dan kembali lagimke dalm diri kamu.. Oke…
Oya, perlu juga kamu refresh diri dan otak. Upgrade diri dan pengetahuan. Tapi jangan kelamaan. Feeling mu ke skripsi udah muncul lagi im. Baca-baca lgi teorinya dan simpulkan, lalu tuangkan ke BAB 1. Kayaknya juga perlu mengkaji lagi focus skripsi yang akan digarap. Karena kamu agak ragukan ketika menulisknny. Kamu sendiri belum paham tentang  itu. Ya.. reading and writing, listen the other and talk woith them. Lhoooo kok jadi aneh nih tulisannya.
Sepertinya terbiasa berpikir secara bebas, membuat setiap tulisanku tidak jelas arahannya. Perlu pembiasaan berpikir secara logis dan terperinci. Nggak bisa otomatis untuk berpikir runut. Dan untk membentuk alur berpikir yang runtut harus perlu membuat kerangka tulisan.  Yayayayay.. itupun manjadi masalah untukku.  Alur berpikir yang masih kacau. Belum runtut dan rapih. Sayang sekali. Padahal sudah tingkat delapan!! Tapi alur berpikir masih belum terlalu mendalam. Sayang seribu sayang.

Dan inilah buah dari pemikiran yang terlalu bebas, itu menjadikan arah pembicaraan dan alur berpikir yang tidak jelas. Dimana-mana curhat. Kapan aja curhat dan mengeluh. Let’s do something. sang editor sedang menunggu janjimu sayang…. LET’S DO IT!!

ICE BREAKER: KORAN PERUBAHAN

            Dalam sebuah pelatihan,  tentunya akan sangat membosankan ketika peserta hanya diberi materi saja. Selain itu, ada saat-saat dimana waktu jeda yang cukup lama antar materi. nah, untuk mensiasatinya bisa juga diisi dengan ice breaking.. Nah dibawah ini merupakan salah satu ice breaker yang bisa digunakan untuk memanfaatkan jeda waktu tersebut..

Alat yang diperlukan: Koran bekas
Aturan permainan:
·         Satu tim terdiri dari 5-7 orang
·         Setiap kelompok diberi 1 lembar Koran bekas.
·         Pemandu memeberikan instruksi kepada peserta untuk membuat sebuah benda agar Koran bekas tersebut bisa bermanfaat. Mungkin bisa juga prolognya seperti dibawah ini
·         “coba teman-teman lihat, benda yang ada dihadapan kalian adalah Koran bekas. Dimana setelah dibaca, dia menjadi tidak ada harganya. Bhakn erap kali mengganggu pemandangan rumah ketika itu berserakan begitu saja. Sekarang teman-teman silahkan membuatkoran tersebut menjadi berguna untuk masyarakat. Buatlah sekreatif mungkin dan usahakan agar setiap kelompok mebuat benda yang berbeda.”
·         Setiap kelompok diberi waktu 15 menit untuk membuatnya.
·         Setelah itu tiap kelompok mempresentasikan benda yang dibuatnya.
·         Kemudian pemandu mengeksplorasi permainan tadi. Hikmah apa yang bisa diambil?
Point kesimpulan:
Ø  Bahwa setiap organisasi sejatinya adalah membawa perubahan.
Ø  Diperlukan kekreatifitasan untuk melakukan perubahan
Ø  Berpikir positif atau memandang segala sesuatu dari positif mendorong kit untuk bersikap optimistis.
Ø  Harus ada komunikasi dan pembagian tugas yang jelas untuk dapat bekerja sama dengan baik demi tercapainya tujaun bersama.